3 Alasan Piala AFF Bisa Menjadi Momen Kebangkitan Sepakbola Indonesia

319 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Timnas indonesia akan kembali melakukan laga resmi internasional pada 19 November mendatang pada Piala AFF di Filipina dan Myanmar. Keikutsertaan skuat Garuda di kejuaraan itu diinginkan menjadi peristiwa kebangkitan sepakbola indonesia.

sesudah sempat vakum akibat disanksi FiFA, Timnas indonesia nampak kejutan yang dikerjakan pengasuh Alfred Riedl. Pria Austria tersebut memanggil sebanyak nama baru untuk menjadi penggawa tim Merah Putih.

Usaha yang dikerjakan Alfred Riedl di masa baktinya yang ke-3 untuk Timnas indonesia ini mulai menunjukan titik terang. Dalam dua laga uji coba baru-baru ini, skuat Garuda mengganyang Harimau Malaya, Malaysia skor telak 3-0 dan membuat imbang Vietnam 2-2.

Lantas bagaimana progress Timnas di Piala AFF nanti? Apakah kejuaraan antara negara Asean ini menjadi peristiwa kebangkitan sepakbola nasional? selanjutnya mencari jalan mengulasnya untuk pembaca setia.

1. Dihuni Pemain Muda Potensial

Tim Nasional (Timnas) sudah empat kali melakukan pemusatan latihan. Dalam peluang tersebut, pengasuh Alfred Riedl bikin kejutan memanggil mayoritas pemain muda.

Nama-nama layaknya Evan Dimas, Yanto Basna, Manahati Lestusen, hingga Andik Vermansah mampu bikin Alfred Riedl bahkan menepikan pemain-pemain kenyang cerita di Timnas layaknya Firman Utina dan Raphael Maitimo.

Kemampuan para pemain muda yang dipanggil ke seleksi tidak perlu diragukan lagi. Mereka senantiasa menjadi andalan di Club selama diadakannya kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

“Coach Alfred Riedl memang mau mengutamakan pemain muda. bahkan, pemain muda yang dipilih sekarang ini mempunyai potensi bagus,” tutur asisten pengasuh Timnas, Wolfgang Pikal.

Pemanggilan pemain muda itu pun di dukung oleh tukang serang senior Timnas, Boaz Solossa. ia berterus terang gembira kebijakan pengasuh Alfred Riedl, disebabkan Ketampilan para pemain muda tersebut menjadi modal untuk Timnas di masa mendatang.

“Tentu bagus ya kalau banyak pemain muda, disebabkan itu bagus buat timnas,” tutur pemain yang akrab disapa Bochi tersebut.

Banyaknya muka baru dan pemain muda yang dipanggil ke Timnas untuk melakukan seleksi, membuat hadir optimisme di skuat Garuda Walau tergabung di kelompok neraka tuan Tempat Tinggal Filipina, Singapura dan juara bertahan, Thailand.

“insya Allah kita bisa melakukan saingan lah, kita banyak pemain muda yang bagus dan mutu permainan juga tidak tidak sama jauh lawan. justruan bisa dikatakan sama, jadi kita bisa melakukan saingan di Piala AFF tahun ini,” tutur salah pemain muda potensial yang bisa bermain di banyak posisi, Manahati Lestusen.

gabungan pemain muda dan senior yang diterapkan Alfred Riedl tentu akan memproduksi efek bagus untuk masa depan Timnas. Masalahnya para pemain muda bisa melacak cerita bermain di level internasional dan belajar dari para pemain senior.

Berbekal cerita tersebut, para pemain muda yang kelak akan lakukan belaan skuat Garuda pastinya tidak susah untuk beradaptasi dan sudah punya jam terbang yang mumpuni di kejuaraan antar negara.

2. Motivasi Tinggi Usai di Sanksi FiFA

Piala AFF kini ialah kejuaraan resmi pertama yang dijalani Timnas indonesia usai disanksi federasi sepakbola dunia, FiFA akibat wujudnya intervensi dari pemerintah.

Perihal ini tentu menjadi motivasi spesifik bagi skuat Garuda untuk memberikan hasil paling baik. Walau dinilai minim persiapan untuk melakukan kejuaraan tersebut, progres yang ditunjukan penggawa Timnas dinilai amat bagus, dibanding Piala AFF 2014 lalu.

“Kita terlihat tim ini alami kemajuan baik dari tehnik, fisik, maupun taktik. Kita gembira, disebabkan persiapan beberapa kali jauh tambah baik dari 2014. cuma saja, kita cuma pilihan di mana cuma ada dua pemain dari satu Club,” ungkap Alfred Riedl usai memimpin latihan di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang.

Timnas sendiri sudah melakukan empat kali pemusatan latihan dan melakukan dua laga uji coba melawan Malaysia (menang 3-0) dan Vietnam (imbang 2-2).

Di sisi lain, Persatuan Sepakbola Seluruh indonesi, PSSi juga turut menularkan semangat positif untuk kebangkitan sepakbola nasional usai ketinggalan akibat satu tahun absen di kancah internasional.

“indonesia ingin membangun kembali sepakbola, terhitung belajar dari Thailand, Vietnam, dan Filipina, supaya bisa tambah baik lagi,” tutur wakil Ketua Umum PSSi Erwin Budiawan Seperti yang saya kutip dari situs AFF.

3. Taktik dan Strategi Tak Banyak Diketahui

Walau sempat disanksi oleh FiFA, Timnas indonesia bisa berkompetisi di Piala AFF 2016 tanpa harus melewati proses kualifikasi. Absennya indonesia dari laga internasional justru membuat hadir berkah spesifik.

Permainan Timnas indonesia jadi jarang terekspos dan tidak diketahui calon lawan di Piala AFF. Hasilnya, indonesia mampu menundukan Malaysia 3-0 dan menahan imbang Vietnam pada dua laga uji coba yg terlebih dahulu.

disamping itu, banyaknya pemain muda yang dipanggil untuk melakukan seleksi juga menjadi nilai tambah lawan tidak bisa menebak style permainan skuat Garuda. Hadirnya muka baru tentu mengganti style bermain Timnas indonesia.

perihal tersebut menjadi laba spesifik bagi pengasuh Timnas, Alfred Riedl untuk bereksperimen dan mematangkan strateginya untuk mengulang pencapaian cemerlang di Piala AFF 2010 lalu, di mana indonesia mampu melesat ke babak final.

Leave a reply "3 Alasan Piala AFF Bisa Menjadi Momen Kebangkitan Sepakbola Indonesia"

Author: 
    author