Ajukan Banding atas Hukuman Tanpa Penonton ,Madura United

99 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Ajukan Banding atas Hukuman Tanpa Penonton ,Madura United - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI lagi mengobral sanksi dan denda bagi klub Liga 1 dan Liga 2 kemarin (1/8). Selain Persebaya Surabaya yang terkena denda (lagi) Rp 150 juta, yang menarik adalah sanksi untuk Madura United. Ada dua sanksi yang dijatuhkan kepada Sape Kerrab –julukan Madura United– sebab perbuatan suporternya ketika melawan Arema FC terhadap 20 Juli selanjutnya di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Ajukan Banding atas Hukuman Tanpa Penonton ,Madura United

Sanksi pertama adalah denda Rp 100 juta sebab ada penyalaan flare. Denda itu kali pertama dirasakan Madura United sampai pekan ke-11 musim ini. Nah, sanksi ke dua adalah larangan ada pemirsa selama dua bulan. Ketua Komdis PSSI Asep Edwin menjelaskan, suporter Madura United terbukti jalankan pelanggaran pasal 60 ayat (2) b kode telaten PSSI. ’’Di mana suporter Madura United terbukti jalankan tindakan diskriminatif bersifat nyanyian dengan kata-kata tidak patut dan diperkuat bukti-bukti yang lumayan untuk memastikan terjadinya pelanggaran disiplin,’’ paparnya.

Setelah hukuman tanpa pemirsa selama dua bulan, MaduraBandar Bola United tetap harus meniti masa percobaan lagi sampai akhir musim. Jika melanggarlagi, sanksi lebih berat bakal diberikan. ’’Terhadap keputusan ini sanggup diajukan banding cocok dengan pasal 119 kode telaten PSSI,’’ ujarnya.

Sementara itu, Madura United secara tegas bakal jalankan banding atas hukuman yang dijatuhkan komdis. Manajer Madura United Haruna Soemitro menilai, sanksi dari komdis tersebut benar-benar berlebihan. Apalagi, menurutdia, bukan cuma suporter Madura United yang jalankan pelanggaran serupa.

”Hukuman ini benar-benar tendensius. Karena yang diucapkan bukan kata-kata rasis seperti yang disebutkan. Kalaupun ini dikatakan ujaran kebencian, mana aturannya, mana sosialisasinya,” ucap mantan ketua Asprov PSSI Jatim tersebut.

Hukuman tanpa pemirsa jelas benar-benar memberatkan Madura United. ”Menurut saya, ini benar-benar berlebihan. Nyanyian seperti itu tersedia hampir diseluruh stadion. Secepatnya kami kirim surat banding,” imbuh Haruna.

Tags: #Madura United

Leave a reply "Ajukan Banding atas Hukuman Tanpa Penonton ,Madura United"

Author: 
    author