Jelang Duel Berat Kontra Arema FC ,PSIS Buang Beban Psikologis

236 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Jelang Duel Berat Kontra Arema FC ,PSIS Buang Beban Psikologis - PSIS Semarang tak berkenan terbebani menjelang duel sengit melawan tim papan atas Arema FC terhadap kelanjutan pekan ke-17 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (31/8/2019). Semangat nothing to lose diusung Hari Nur Yulianto dkk.

Jelang Duel Berat Kontra Arema FC ,PSIS Buang Beban Psikologis

Mahesa Jenar belum juga mampu bangkit berasal dari keterpurukannya didalam enam pertandingan beruntun tanpa dulu menang. Posisi PSIS didalam bayang-bayang masuk zona degradasi.

PSIS sendiri coba menghalau beban berat selanjutnya saat meladeni Arema FC. Karena di atas kertas, Singo Edan (julukan Arema) mengetahui lebih diunggulkan ketimbang PSIS. Jika mulai tetap terbebani, menyebabkan PSIS tambah sulit utuk bangkit.

Hal itulah yang disampaikan nahkoda tim PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah menjelang pertandingan. Pelatih yang kerap disapa Banur berpesan kepada anak buahnya berkenaan pentingnya tampil tanpa beban.

"Saya berharap pemain kami bermain bersama dengan hati, harga diri itu saja yang aku motivasi. Kalah ya sudah, tetapi mudah-mudahan menang," terang Bambang Nurdiansyah, Jumat (30/8/2019).

"Itulah mengapa tempo hari tim diliburkan tiga hari. Karena istirahat itu tidak hanya soal fisik saja, tetapi juga mental," katanya.

Pelatih yang juga dulu membesut Arema ini lumayan bahagia bersama dengan progres anak asuhnya selama empat kali pertemuan latihan.

Sejak mengambil alih posisi Jafri Sastra,Pasang Bola Bambang Nurdiansyah sesungguhnya fokus terhadap menghidupkan impuls bertanding timnya.

Bambang sendiri bukan sosok asing bagi Tim Mahesa Jenar. Ia sempat beberapa kali menukangi PSIS. Salah satu pencapaian luar biasanya adalah mengantar klub kebanggaan warga Semarang itu lolos ke final Liga Indonesia 2006.

Saat itu PSIS kalah tipis 0-1 berasal dari Persik Kediri, klub yang kini berkiprah di Liga 2.

"Empat kali aku punya kesempatan melatih tim ini dan membenahi mental. Meski ada progres, mudah-mudahan di putaran ke-2 ada pemain baru di beberapa sektor," ujarnya.

Tags: #PSIS

Leave a reply "Jelang Duel Berat Kontra Arema FC ,PSIS Buang Beban Psikologis"

Author: 
    author